Senin, 14 Januari 2008

Agar saat Booting, Windows Tak Bermasalah

Agar saat Booting, Windows Tak Bermasalah

Ada banyak penyebab sehingga PC jadi macet, terutama yang bermesin Windows 9x yang banyak digunakan user, diantaranya kemacetan yang disebabkan sistem operasi tidak sanggup lagi melakukan kerja rutinnya. Begitu juga bila masalah itu terjadi pada saat kali pertama komputer nyala (booting).

Tentu, memastikan penyebab lebih sulit dari memperbaiki. Yang jelas dengan mengetahi penyebabnya, perbaikan sistem akan lebih mudah dilakukan. Jangan panik, karena pada saat booting, ada beberapa kemungkinan kejadian yang mudah ditelusuri (yang bisa lewat tampilan error screen) untuk menentukan masalah yang sebenarnya terjadi kecuali masalah yang terjadi sebelum komputer menampilkan Windows splash screen karena kemungkinan besar disebabkan oleh hardware ataupun BIOS.
Berikut beberapa kemungkinan masalah dan cara mengatasinya :

1. Windows tidak menampilkan desktop screen

Mungkin Anda pernah mengalami masalah seperti ini. Kompoter Anda sudah menampilkan splash screen tapi ditunggu sampai lama windows tidak juga menampilkan desktop screen. Untuk mengatasinya Anda perlu booting pada Safe Mode. Caranya, pada saat komputer selesai melakukan "proses" BIOS tekanlah tombol [Ctrl] sampai muncul berbagai menu pilihan. Setelah itu, pilihlah Safe Mode.

Jika Anda termasuk beruntung maka Anda bisa masuk windows sampai desktop screen. Klik kanan pada My Computer, pilih Properties. Pillih pada tab Device Manager. Bila Anda melihat tanda seru pada salah satu device yang ada berarti terjadi "konfilk" device. Untuk itu Anda perlu men-disable hardware yang mengalami masalah. Setelah itu Anda bisa restart.

2. Saat booting langsung menampilkan "shutdown screen"

Saat booting windows 95/98 komputer Anda langsung menampilkan tulisan : "It's now safe to turn off your komputer" Penyebab utamannya adalah file Vmm32.vxd atau wininit.exe mengalami kerusakan. Solusinya?

Copy file file wininit.exe

-- Anda harus meng-copy file wininit.exe dari cd Windows 95/98. Pada Windows 95, file wininit.exe terletak pada win95_11.cab. Untuk melakukan extract Anda dapat perlu masuk ke MS DOS Prompt lalu ketikkan extract . Bila Anda belum tahu cara menggunakan (syntax) perintah-perintah extract, ketikkan extract /? lalu tekan enter.

-- Setelah itu, restart komputer Anda.

Membuat file vmm32.exe baru

-- Restart komputer Anda. Untuk Windows 95, saat muncul tulisan "Starting Windows 95", tekan tombol F8, dan pilih Command Prompt Only. Untuk Windows 98, tekan terus tombol CTRL setelah komputer Anda melakukan Power On Self Test (POST), kemudian pilih Command Prompt Only.

-- Setelah itu pidah ke folder Windows\System dengan cara mengetikkan : cd \windows\system

-- Ketikkan : ren vmm32.vxd vmm32.old

-- Terakhir, install lagi Windows 95/98

3. Cannot Find a Device File...Vnetsup.vxd

Saat booting windows, komputer Anda menampilkan pesan:

Cannot find a device file that may be needed to run Windows or a Windows application. The Windows registry or System.ini file refers to this device file, but the device file no longer exists. If you deleted this file on purpose, try uninstalling the associated application using its uninstall program or setup program. If you still want to use the application associated with this device file, try reinstalling that application to replace the missing file. Vnetsup.vxd -atau- Dfs.vxd

Penyebab kesalahan tersebut dapat terjadi bila Anda menghapus komponen Microsoft Network (pada properties Network). Untuk mengatasinya, ikuti langkah-langkah berikut :

-- Buka registry (caranya klik tombol Start, pilih Run. Ketikkan regedit lalu klik OK). Hapuslah nilai StaticVxD pada subkey Vnetsup pada : HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlset\ Services\VxD\vnetsup. atau hapuslah nilai StaticVxD pada subkey DFS pada : HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlset\Services\VxD\dfs

- Install dan hapus komponen Microsoft Network. Caranya :

Dari Control Panel klik dua kali pada Network. Klik Add - Adapter - Add lagi. Pada kotak Manufacturers, klik Detected Network Driver. Dalam kotak Network Adapters, klik Existing NDIS2 Driver, dan terakhir klik OK. Setelah itu, tutup Network.

Bila Windows meminta restart, restart-lah. Setelah itu masuk lagi ke Control Panel, klik dua kali pada Network. Klik network adapter lalu klik Remove. Terakhir klik OK. Pada kondisi ini, biasanya komputer akan meminta Restart.

4 . Kerusakan file win.com

Saat booting windows 95/98 komputer Anda menampilkan pesan:

-- The following file is missing or corrupted: Win.com

-- The following file is missing or corrupted: Win.com

-- Program too big to fit in memory Cannot find Win.com, unable to continue loading Windows

-- Program too large

Hal ini biasa terjadi karena file win.com mengalami kerusakan. Untuk itu tidak ada salahnya mengecek ukuran file win.com. Beberapa ukuran yang tepat adalah sebagai berikut :

Windows 95: 22,679 bytes

Windows 95 OSR 2 24,503 bytes

Windows 98: 24,791 bytes

Untuk mengatasinya, Anda harus membuat file win.com baru dengan cara mengekstrak file win.cnf dari CD Windows. Langkah komplitnya sebagai berikut :

1. Ekstrak file win.cnf dari CD Windows ke folder C:\Windows. Adapun letak file win.cnf adalah :

-- Pada Windows 95 terletak pada file Win95_03.cab

-- Pada Windows 98 terletak pada file Win98_28.cab

2. Setelah diekstrak, gantilah nama win.cnf menjadi win.com dengan menggunakan perintah ren c:\windows\win.cnf c:\windows\win.com

3. Terakhir, restart komputer Anda
.:.

Windows Shutdown Screen Tidak Tampil

Selain masalah StartUp, masalah umum pada Windows yang lain adalah masalah pada saat shutdown, windows 9x Anda tidak menampilkan "shutdown screen" yang berupa tulisan: It's now safe to turn off your computer sekalipun ditunggu hingga berjam-jam. Apa penyebab dan cara mengatasinya?

Ide-nya, sebelum komputer melakukan shutdown maka terlebih dahulu dia akan menutup program-program yang masih berjalan. Program-program tersebut bisa berupa antivirus, utility, atau yang lainnya. Tapi, bila komputer Anda tidak bisa melakukan shutdown secara sempurna, hal ini bisa terjadi karena komputer tersebut tidak dapat men-shutdown suatu program.

Sebagai contoh pada program NetMedic. Pada saat menjalankan NetMedic maka program tersebut sekaligus memanggil syshook.exe untuk dijalankan sebagai virtual device driver. Tapi, pada saat keluar dari NetMedic, file syshook.exe tersebut masih "tertinggal" dalam memory. Nah, file-file seperti syshook.exe inilah yang antara lain menyebabkan terjadinya masalah.

Salah satu cara untuk "mematikan" syshook.exe adalah dengan menampilkan Task Manager yaitu dengan menekan tombol [Ctrl] [Alt] [Del]. Pilih file syshook.exe dan tekan End Task.

Ada cara yang lebih gampang bila Anda mengalami masalah seperti di atas, yaitu menutup semua program yang terdapat dalam Task Manager kecuali Explorer, Rnnapp Osa, (jika Anda menginstall MS Office), Light (jika Anda memakai modem), dan systray. Setelah semua program telah ditutup, dengan mudah Anda bisa melakukan Shutdown (atau Restart).

Khusus pada Windows 98 SE yang memiliki masalah pada beberapa hardware tertentu telah diperbaiki Microsoft dengan dikeluarkannya patch untuk mengentaskan masalah tersebut yang bisa didownload di situs resminya Microsoft (http://www.microsoft.com/windows98/contents/WURecommended/SWUFeatured/Win98SE/Default.asp)
.:.

MSDOS.SYS: File Pengendali Setting StartUp
Sebenarnya, untuk urusan setting startUp Windows 9x, tidak bisa dilepas dari file msdos.sys yang biasanya terletak pada root directory drive C atau drive yang digunakan untuk booting. Karena pada file msdos.sys inilah tersimpan informasi pengendali startup Windows yang antara lain berisi opsi (options):

- BootGUI= [0,1]
Secara default Windows secara otomatis akan booting dengan GUI (Graphical User Interface). Dengan mengganti pilihan BootGUI seorang pemakai dapat memilih apakah akan booting ke Windows atau cukup pada dos prompt. Pilihan 1 berarti Windows booting menggunakan GUI. Sedangkan pilihan 0 berarti Windows melakukan booting hanya sampai dos prompt.

-- BootMenu=[0,1]
Secara default Windows 95 dan 98 tidak menampilkan boot menu kecuali kalau pemakai menekan tombol fungsi F8. Dengan menampilkan boot Menu, pemakai dapat memilih jenis booting yang diinginkan : Normal, Safe Mode, Step by step confirmation, Command Prompt Mode, dan sebagainya. Pilihan 1 berarti pada saat booting, Windows akan menampilkan boot menu.

-- Logo=[0,1]
Secara default Windows akan menampilkan gambar awan pada saat booting. Dengan mendisable pilihan ini seorang pemakai dapat melihat proses DOS boot yang terjadi pada background. Pilihan 1 berarti pada saat booting Windows akan menampilkan gambar awan dengan logo Windows.

-- BootDelay=n (n merupakan bilangan dengan satuan detik)
BootDelay merupakan waktu yang memungkinkan seorang pemakai untuk menekan tombol fungsi pada saat booting. Secara default nilai BootDelay adalah 2 yang berarti bahwa pemakai mempunyai kesempatan selama dua detik untuk menekan tombol fungsi.

-- Network=[0,1]
Pilihan 1 berarti Windows tetap mengaktifkan fasilitas network walaupun windows berjalan pada Safe Mode.

-- BootKeys=[0,1]
Secara default Windows mengenable tombol fungsi pada saat booting yang memungkinkan pemakai untuk mengontrol proses booting. Misalnya menekan F8 untuk menampilkan boot menu. Pilihan 1 berarti pemakai memiliki kesempatan untuk menekan tombol fungsi selama proses booting, sedangkan pilihan 0 berarti pemakai tidak punya kesempatan untuk menekan tombol fungsi.

-- AutoScan=[0,1,2]
Jika Windows shutdown secara tidak normal maka pada saat booting secara otomatis Windows akan melakukan scandisk. Pilihan 0 berarti AutoScan di-disable, 1 berarti Windows akan melakukan konfirmasi kepada Anda apakah akan menjalankan scandisk atau tidak, sedangkan 2 berarti Windows secara otomatis akan melakukan scandisk. Bila Anda memilih 0 pastikan bahwa Anda menjalankan scandisk setelah berada pada Windows.

-- BootSafe=[0,1]
Pilihan 1 berarti Windows Anda selalu booting pada safe mode, sedangkan 0 berarti booting secara normal. Pilihan safe mode hanya cocok digunakan bila Windows Anda sedang mengalami trouble.


27/4/2004[12:21:7]
WINDOWS 98/ME/XP MEMPERBAIKI EXPLORER

Windows Explorer akan mengalami masalah ketika file aplikasinya (explorer.exe) hilang atau rusak. Apabila hal ini terjadi, Windows pun bakal mengalami masalah.
Untungnya Windows masih menyertakan aplikasi File Manager dari Windows 3.11. Gunakan saja untuk melakukan penyelamatan.
Pertama, boot PC dan pilih Safe Mode, buka file system.ini dengan Notepad. Ganti baris SHELL=EXPLORER.EXE menjadi SHELL=WINFILE.EXE. Lalu, reboot PC dengan Normal Mode. Jalankan Windows setup untuk memperbaiki file Windows Explorer yang rusak. Setelah itu, masuk lagi ke Safe Mode dan kembalikan file system.ini ke konfigurasi asalnya. Boot kembali dengan Normal Mode.

Minggu, 13 Januari 2008

SETTING DNS SERVER

DNS SERVER

===========

Konfigurasi DNS Server

Fedora Core 5

File-file yang di konfigurasi :

-------------------------------

/etc/named.conf

/var/named/chroot/var/named/

/etc/resolv.conf

/etc/host.conf

.:: Konfigurasi /etc/named.conf

-------------------------------

//

// named.conf for Red Hat caching-nameserver

//

options {

directory "/var/named";

dump-file "/var/named/data/cache_dump.db";

statistics-file "/var/named/data/named_stats.txt";

/*

* If there is a firewall between you and nameservers you want

* to talk to, you might need to uncomment the query-source

* directive below. Previous versions of BIND always asked

* questions using port 53, but BIND 8.1 uses an unprivileged

* port by default.

*/

// query-source address * port 53;

};

//

// a caching only nameserver config

//

controls {

inet 127.0.0.1 allow { localhost; } keys { rndckey; };

};

zone "." IN {

type hint;

file "named.ca";

};

zone "localdomain" IN {

type master;

file "localdomain.zone";

allow-update { none; };

};

zone "localhost" IN {

type master;

file "localhost.zone";

allow-update { none; };

};

zone "0.0.127.in-addr.arpa" IN {

type master;

file "named.local";

allow-update { none; };

};

zone "0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.ip6.arpa" IN {

type master;

file "named.ip6.local";

allow-update { none; };

};

54,0-1 54%

zone "255.in-addr.arpa" IN {

type master;

file "named.broadcast";

allow-update { none; };

};

zone "0.in-addr.arpa" IN {

type master;

file "named.zero";

allow-update { none; };

};

#alamat domain

zone "jhonlinon.web.id" IN {

type master;

file "named.jhonlinon";

};

#alamat ip

zone "1.168..in-addr.arpa" IN {

type master;

file "named.0.1";

};

include "/etc/rndc.key";

.::Konfigurasi File Zone

------------------------

Untuk Distro Fedora Filenya terletak di /var/named/chroot/var/named/. Buat kedua file di dalam folder tersebut yaitu file domain dan ip.

misalnya :

=>named.jhonlinon [Filenya Buat Sendiri Terserah]

Isinya :

$TTL 86400

@ IN SOA www.jhonlinon.web.id. root.jhonlinon.web.id. (

1997022700 ; Serial

28800 ; Refresh

14400 ; Retry

3600000 ; Expire

86400 ) ; Minimum

@ IN NS www.jhonlinon.web.id.

@ IN MX 10 mail.jhonlinon.web.id.

www IN A 192.168.0.1

=>named.0.1 [Buat Sendiri Terserah]

Isinya :

$TTL 86400

@ IN SOA www.jhonlinon.web.id. root.jhonlinon.web.id. (

1997022700 ; Serial

28800 ; Refresh

14400 ; Retry

3600000 ; Expire

86400 ) ; Minimum

@ IN NS www.jhonlinon.web.id.

1 IN PTR www.jhonlinon.web.id.

~

~

.::Konfigurasi /etc/resolv.conf

-------------------------------

search jhonlinon.web.id

nameserver 192.168.0.1

.::Kongurasi /etc/host.conf

---------------------------

order bind, hosts

.::Untuk Mengaktifkannya jalankan :

--------------------------------

Kalau di Fedora sebelum mejalankan service dns harus menjalankan dulu perintah :

ln -n /var/named/chroot/var/named/named.jhonlinon ke /var/named/

ln -n /var/named/chroot/var/named/named.0.1 ke /var/named/

Lalu jalankan

service named start

.::Untuk melihat setting DNS sudah berajalan dengan baik :

-------------------------------------------------------

ping www.jhonlinon.web.id

dig www.jhonlinon.web.id

nslookup www.jhonlinon.web.id

Jumat, 07 Desember 2007

ROKOK


Racun pada RokokRokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan.Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.Efek RacunEfek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko (dibanding yang tidak mengisap asap rokok):14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan4x menderita kanker esophagus2x kanker kandung kemih2x serangan jantungRokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi.Batas AmanMenggunakan rokok dengan kadar nikotin rendah tidak akan membantu, karena untuk mengikuti kebutuhan akan zat adiktif itu, perokok cenderung

Kamis, 06 Desember 2007

Mengganti Serial Number di Win XP Pro Tanpa harus re-instal

1. Pilih Run dari Start Menu ketik Regedit >> HKey_Local_Machine\Software\Microsoft\WindowsNT\Current Version\WPAEvents
Di kolom sebelah kanan klik " oobetimer " dan ganti atau hapus digit terakhir.

2. Masuk ke run lagi tapi kali ini ketik " %systemroot%\system32\oobe\msoobe.exe /a " untuk mendapatkan tampilan aktivasi, setelah itu pilih opsi kedua yaitu aktivasi by phone.

3. Setelah itu pilih opsi untuk merubah CD Key dan tulis cd key yang baru.

4. Tutup aplikasi ini dan restart komputer.....
5. Jalan kan lagi seperti no 2. >>>> "Windows is already activated"

Selasa, 20 November 2007

Penting Untuk Dibaca

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku, bahwa sesungguhnya ini hanya titipan, bahwa mobilku hanya titipan Nya, bahwa rumahku hanya titipan Nya, bahwa hartaku hanya titipan Nya, tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku? Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku? Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini? Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku? Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ? Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka, kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita. Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku, aku ingin lebih banyak harta, ingin lebih banyak mobil, lebih banyak rumah, lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan, Seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku. Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika : aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan Nikmat dunia kerap menghampiriku. Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih. Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”, dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku, Ya Allah, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah… tapi mengapa hamba ini sering lupa pada-Mu, sering lalai dengan printah-Mu “ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja” Semoga petikan kata-kata diatas bisa membuat kita lebih bersyukur bahwa ujian itu sebenarnya adalah rahmat yang harus kita syukuri keberadaannya sebagaimana rizki……..Selalu ada hikmah dari segala peristiwa baik itu peristiwa yang baik maupun yang buruk…

PERCEPAT KINERJA SYSTEM PADA WINDOWS XP

Registry menyimpan semua informasi singkat seputar system. Untuk memperbaiki dan mempercepat kinerja sistem (windows xp), adakalanya menyeting registry dengan cara : Klik Start -> Run -> ketik regedit.
Saran, backup data penting anda sebelum menyetting registry.

SIMPAN KONFIGURASI
Jalankan System Restore Point,tujuannya untuk berjaga-jaga apabila terjadi error maka anda bisa mengembalikan konfigurasi system seperti semula.
Cara setting Restore Point :
Klik Start -> Programs/ All Programs -> Accessories -> System Tools -> System Restore.
Dalam layar pembuka terdapat 2 opsi, pilih opsi ke dua (Create a Restore Point) ->
Next -> masukkan nama yang mudah diingat, misal “System Default” -> Create.
Apabila terjadi sesuatu (error) setelah anda mengedit registry maka ulangi langkah2 diatas dan serbagai gantinya pilih “Restore my computer to early time” pada layer Welcome to System Restore untuk mengembalikan status yang baru disimpan.

REGISTRY ENTRY
Klik Start -> Run -> ketik regedit
Hal pertama anda lihat ketika Registri editor tampil adalah lima seksi utama dari registry entry dengan nama-nam : HKEY_CLASSES_ROOT, HKEY_CURRENT_USER, dan seterusnya. Catatan : HKEY_CURRENT_USER / Control Panel / Desktop, berarti anda harus klik tanda plus disebelah HKEY_CURRENT_USER, Control Panel, lalu Desktop.

PERCEPAT LOAD MENU
Tampilkan registry editor, arahkan key berikut ini dengan meng-klik tanda plus disebelah nama setiap level :
HKEY_CURRENT_USER / Control Panel
Klik “Desktop.” Akan muncul daftar disisi kanan. Klik dua kali “MenuShowDelay” dan ubah Value data menjadi 0.
Klik OK.

FREE-UP MEMORY
Ketika men-shut down sebuah program, windows sering kali menjaga bagian2 dari program tersebut dalam memory meskipun tidak lagi digunakan. Bagian dari program yang disebut dynamic link libraries (DLLs) akan memakan space memory dan terkadang menyebabkan problem2 lain.
Anda dapat mengubah registry key untuk mencegah windows melakukan ini.
Tampilkan Registry Editor, arahkan ke key berikut ini :
HKEY_LOCAL_MACHINE / SOFTWARE /Microsoft /Windows /CurrentVersion
Pada CurrentVersion, klik kanan lalu pilih new -> key.
Dalam box yang muncul (“New Key #1”), ubah menjadi AlwaysUnloadDLL tekan Enter. Pada sisi kanan klik dua kali kata Default.
Untuk value data, masukkan 1 lalu klik OK.
Tutup regedit.

PERSINGKAT STARTUP
Windows dapat diset untuk load informasi seputar aplikasi yang membuatnya startup lebih cepat, caranya dengan mengubah seberapa banyak kerja dari sebuah program yang disebut Prefetcher.
Tampilkan regedit, arahkan ke key berikut :
HKEY_LOCAL_MACHINE / SYSTEM / CurrentControlSet / Control / Session Manager / Memory Management / PrefetchParameters
Saat PrefetchParameters di-klik, sisi sebelah kanan editor akan menampilkan entry. Klik dua kali “Enable Prefetcher” dan ubah value data menjadi 5 (dalam decimal, bukan hexadecimal). Klik OK. Tutup regedit

REDUKSI WINDOWS WORKLOAD
Jika anda mempunyai banyak folder dan subfolder, setiap kali mengakses satu diantaranya, windows menghabiskan banyak waktu dalam mengupdate “last accessed” folder dan semua subfolder-nya. Dengan menghentikan proses itu akan menghemat waktu.
Buka regedit, arahkan ke key berikut :
HKEY_LOCAL_MACHINE / SYSTEM / CurrentControlSet / Control
Pada, Control, klik kanan FileSystem, pilih New, lalu DWORD Value. Ganti “New Value #1” dengan NtfsDisableLastAccessUpdate dan tekan Enter. Klik dua kali NtfsDisableLastAccessUpdate dan ubah Value data menjadi 1.
Klik OK. Tutup regedit

PERBAIKI SWAPFILE
Tidak sedikit program menggunakan banyak memory. Jika anda menjalankan lebih dari satu atau dua program bersamaan, ada kemungkina windows kehabisan RAM. Untuk kasus ini, system mulai menggunakan sebagian dari harddisk, sering disebut “swapfile”, guna menyimpan informasi. Memang jauh lebih lambat dibandingkan RAM, paling tidak dapat menjalankan sebuah program.
Terkadang windows menggunakan swapfile sebelum kejadian tersebut. Caranya bisa dengan tweak msconfig berikut ini.
Klik Start -> Run -> ketik msconfig
Klik tab System.ini
Klik tanda plus disebelah 386enh.
Klik New, lalu ketikkan “ConservativeSwapfileUsage=1” dalam box yang muncul.
Klik OK. Close
--------------------
Restart Windows anda….

My KRS

No

Mata Kuliah

Kode MK

Kredit

Kelas/Hari/Jam/Ruang

1

PRK APLIKASI PERKANTORAN

145-0402

2

MD11/Senini/16.20-18.00/LBE

2

LOGIKA & ALGORITMA

145-1203

2

MD11/Senin/18.30-20.10/C107

3

SISTEM BERKAS

145-1205

2

MD11/Selasa/16.20-18.00/C206

4

LOGIKA & ALGORITMA

145-1203

2

MD11/Selasa/18.30-20.10/C107

5

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

145-1101

2

MD11/Rabu/16.20-18.00/C311

6

PNGTAR INFORMATIKA

145-1201

2

MD11/Rabu/16.20-20.10/C307

7

PRAK LOGIKA & ALGORITMA

145-0403

2

MD11/Kamis/16.20-18.00/LBC

8

PENGENALAN PDE

145-1202

2

MD11/Kamis/18.30-20.10/C208

9

PEMROGRAMAN 1 (PASCAL)

145-13011

2

MD11/Jum’at/16.20-18.00/C306

10

PRAK PENGENALAN INTERNET

145-0404

2

MD11/Jum’at/18.30-20.10/LBD

11

PRAK. PEMROGRAMAN 1 (PASCAL)

145-0401

2

MD11/Sabtu/16.20-18.0